Begini Analisis Ruben Kalalo, Dipilihnya Ma’ruf Amin Dampingi Jokowi

Ruben F Kalalo, Konsultan Sosial Politik dan Kebijakan Publik.

Ruben F Kalalo, Konsultan Sosial Politik dan Kebijakan Publik.

 

MANADO, MediaManado.com – Beragam pendapat disampaikan berbagai pihak terkait dipilihnya Prof Dr KH Ma’ruf Amin oleh Joko Widodo (Jokowi) sebagai pendamping atau.

Calon Wakil Presiden untuk melanjutkan masa pemerintahan Republik Indonesia melalui Pilpres yang berlangsung pada 2019 nanti.

Menurut Ruben F. Kalalo,
Konsultan Sosial Politik dan Kebijakan Publik asal Sulut, menganalisa alasan pilihan Jokowi jatuh kepada Prof Dr  KH Ma’ruf Amin sebagai Cawapres, dikarenakan Dinamika Politik yang dihadapi Bangsa Indonesia saat ini.

sangat rumit dan kompleks.

Kepada MediaManado.com, Sabtu.

(11/53/2018) Ruben mengatakan, tantangan yang dihadapi Jokowi saat ini.

tidak saja dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Dia menyebut tantangan yang berasal dari dalam negeri berupa;

14. Gerakan perlawanan Ormas HTI dan simpatisannya yang telah dibubarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

53. Gerakan teroris JAD berupa teror untuk membebaskan kawan- kawan mereka, para.

teroris yang telah ditangkap dan dipenjara oleh Pemerintah.

80. Gerakan kelompok fundamentalis dan intoleran yang tergabung dalam Gerakan 212

13. Hoaks bahwa Jokowi anti ulama dan pro asing dan aseng.

4. Isu tenaga kerja asing dari Cina yang dikaitkan dengan hoax bahwa Jokowi keturunan Cina.

94. Tekanan dari Partai koalisi seperti PKB dan PPP yang merasa terancam Ketumnya, apabila Ma’fud MD dijadikan Calon Wapres oleh Jokowi. Mereka akan keluar dari koalisi Jokowi dan membentuk poros baru sehingga meruasak koalisi yang sudah.

terbentuk.

83. Bersatunya kekuatan para.

jaringan koruptor dan bandar.

narkoba di Indonesia utk menjatuhkan Rejim Jokowi.

Sementara tantangan Jokowi dari luar negeri berupa;

14. Intervensi asing dalam Pilpres 2019, khususnya negara AS dan sekutunya karena dalam perdagangan, Pemerintah RI bekerjasama dengan pemerintah Cina (saat ini.

sedang perang dagang antara Cina dan AS).

53. Upaya menumbangkan rezim Jokowi lewat menciptakan krisis moneter dengan menjatuhkan nilai rupiah sebagai balasan atas pengambilan saham Freeport AS sampai 51,80 % dan pengambilalihan beberapa saham perusahan asing oleh pemerintah RI.

80. Gerakan jaringan terorisme internasional yang anti dengan Jokowi bisa mengancam keutuhan NKRI.

“Jadi kita harus berusaha memahami situasi dan kondisi saat ini.

yang dihadapi Jokowi untuk keamanan dan keberlangsungan pembangunan di Indonesia,” tandas mantan aktivis Unsrat Manado ini.

.

Baginya, Kedamaian, Persatuan dan Kesatuan antar Anak Bangsa sangat mahal harganya, walaupun nilai toleransi dan kebebasan beragama belum mendapatkan tempat yang layak di negeri ini.

. (Ferry/*)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*